Hamba Uang



Hamba Uang

Hamba Uang

HAMBA UANG

Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.”  1 Timotius 6:10

Hamba Uang
hamba uang

Uang dalam ilmu ekonomi modern didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang dan jasa serta kekayaan berharga lainnya dan untuk pembayaran hutang. Tidak bisa dipungkiri bahwa kebutuhan akan uang sebagai alat pembayaran telah membuat fungsi uang menjadi sangat berperan dalam kehidupan.

Uang adalah sesuatu yang sangat penting dan begitu berharga bagi kehidupan manusia.  Semua orang di mana pun berada, apa pun status sosialnya, bagaimana pun keadaannya, membutuhkan uang.

Kita perlu uang untuk memenuhi kebutuhan hidup kita sehari-hari:  membeli bahan makanan, membeli pakaian; membeli BBM, membayar tagihan listrik, air dan telepon, membayar biaya sekolah anak, membayar kontrakan rumah, semua memerlukan uang.

Bahkan dalam kehidupan rohani pun uang sangat diperlukan hamba-hamba Tuhan dalam menjalankan tugas pelayanannya, pembangunan gereja, untuk menjangkau jiwa-jiwa di pedalaman/pelosok, para misionaris, dan lain-lain.

Uang mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan kita.  Oleh karena itu kita harus berhati-hati dan jangan sekali-kali meremehkan uang. Ayat nas di atas dengan sangat jelas mengingatkan, jangan sampai kita diperhamba oleh uang.

Memiliki uang banyak bukanlah dosa, tapi jangan sampai kita menjadikan uang itu sebagai berhala dalam kehidupan kita sehingga hati dan pikiran kita hanya terfokus pada uang.  Karena uang kita tidak lagi ke gereja, tidak lagi ada waktu lagi ke keluarga, tidak ingat lagi teman saudara dll.

Ingat, cinta uang adalah akar dari segala kejahatan!  Demi mendapatkan uang dengan cepat banyak orang rela melakukan apa saja, bahkan melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hati nurani mereka sekali pun:  memanipulasi pajak, menyalahgunakan jabatan dengan melakukan korupsi, dan lain-lain.

Bukankah sekarang ini korupsi sepertinya menjadi trademark para pejabat pemerintahan di negara kita?  Sering kita saksikan di televisi bagaimana para koruptor masih bisa tersenyum lebar ketika tertangkap kamera penyesalan dan malu rasa-rasanya sudah tidak ada lagi.

Sebagai orang percaya kita diingatkan:  “Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu.”  (Ibrani 13:5a).

 

Ciri-ciri Manusia Hamba Uang

  1. Bahwa kekayaan adalah merupakan tujuan hidupnya. Didalam tindakannya selalu memakai prinsip ekonomi
  2. Harapan masa depannya adalah uang yang seakan-akan dapat membahagiakan dirinya sehingga dengan cara apapun dia akan lakukan
  3. Fokus kepada hal-hal yang duniawi dan menomor satukan dalam hidupnya adalah harta dunia bukan Tuhan
  4. Keinginan daging lebih menonjol dari pada keinginan rohani dan kebenaran
  5. Mencintai uang lebih dari segalanya. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka ( I Tim 6 : 10)

Oleh sebab itu jauhilah manusia hamba uang dan jadilah manusia hamba Tuhan yang mempermuliakan nama Tuhan.

Ciri-ciri Manusia Hamba Tuhan 

  1. Selalu belajar mau mencukupkan diri
    Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu ( Ibr 13 :5a)
  2. Salah satu fungsi uang ialah menumpuk kekayaan
    Sebagai hamba Tuhan uang uang yang digunakan (difungsikan) untuk memuliakan nama Tuhan. Muliakanlah Tuhan dengan hartamu (Ams 3:9a)
  3. Manusia hamba Tuhan didalam hidupnya selalu mengucap syukur
    Mengucap syukurlah dalam segala hal sebab itulah yang dikehendaki Allah didalam Kristus Jesus bagi kamu (I Tes 5:18)
  4. Suka berbelas kasihan dan selalu ingin berbagi rasa
    Karena itu sebagai pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihinya kenakan belas kasihan, kemurahan, kelemah lembutan dan kesabaran ( Kol 3 : 12)

Kita harus menyadari bahwa uang hanyalah sarana kehidupan bukan tujuan hidup.

Tips agar tidak diper Hamba Uang

Hindari Gaya Hidup Mewah

Barang mewah seringkali menjadi ukuran dalam tingkat sosial dan meningkatkan ego seseorang. Jangan mengikuti ego kita, tetapi berusahalah untuk menekan hawa nafsu dan ego untuk memiliki barang mewah. Bijaksanalah dalam mengatur keuangan, sebaiknya digunakan untuk keperluan lain yang lebih bermanfaat.

Hindari Hutang

Hutang akan memaksa kita untuk bekerja lebih keras agar bisa melunasinya. Seperti jerat yang mengikat, sehingga penting bagi kita untuk sebisa mungkin menghindari hutang. Hidup akan jauh lebih tenang bila bebas hutang dan kita tidak sampai diperbudak oleh uang.

KESIMPULAN :

Kepada kita diingatkan agar jangan tinggi hati bila diberkati Tuhan dan jangan berharap kepada sesuatu yang tidak tentu seperti kekayaan, melainkan kepada Allah yang memberi kita segala sesuatu untuk dinikmati (I Tim 6:17).

Janganlah kita jadi hamba uang sehingga hidup ini dikendalikan oleh uang tetapi biarlah hidup kita dikendalikan oleh Tuhan.

Janganlah kita bersusah-suah untuk mengumpulkan harta dibumi tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga (Mat 6:19-20)


Hamba Uang
Tagged on:     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*